Ads 468x60px

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google
Friday, February 4, 2011

0
Video: UFO Melintas di Atas Baitul Maqdis?

Video: UFO Melintas di Atas Baitul Maqdis?
Video ini menunjukkan 'UFO' melintas di atas tempat Nabi Muhammad melakukan Isra Mikraj.
JUM'AT, 4 FEBRUARI 2011, 17:36 WIB
Indra Darmawan
Ilustrasi piring terbang (Daily Mail)

VIVAnews - Sebuah rekaman video yang mengggemparkan beredar luas di internet. Video itu memperlihatkan adanya benda yang dicurigai sebagai benda terbang UFO yang melintas di atas Bait Al-Maqdis, Yerusalem, Jumat 28 Januari 2011 lalu.
Dari rekaman yang diambil pada malam hari itu, terlihat bahwa sebuah cahaya terang turun dari langit ke bagian atas bangunan Temple of the Rock (disebut juga dengan kubah batu atau Qubbat Al-Sakhrah). Tempat ini dipercaya umat Islam sebagai tempat di mana Nabi Muhammad melakukan Isra' Mikraj (perjalanan ke surga) dengan menumpang Bouraq.
Banyak yang meyakini kesahihan hasil rekaman ini, karena terdapat beberapa rekaman yang sama yang di ambil dari berbagai posisi. Namun, banyak pula yang menganggapnya hanya sekadar video rekayasa alias hoax.
Sebab, salah satu rekaman terlihat goyang dan patah-patah. "Jika memang itu pesawat luar angkasa, pesawat itu sangat kecil," kata Benjamin Radford, salah satu pengamat, kepada Discovery News,  lewat e-mail.    
Dari analisa Radford, pengamatan terhadap ukuran dan jarak pesawat luar angkasa ke kubah menunjukkan bahwa ukuran pesawat tak lebih besar daripada sebuah mobil limousine. "Tak berarti itu bukan pesawat luar angkasa, tapi fakta ini membuat Anda bertanya-tanya," kata Radford.
Hal lain yang memperkuat keraguannya, kata Radford, cahaya benda langit itu sepertinya tidak terefleksikan oleh kubah. Padahal, kubah tersebut berpelat emas, "Mestinya kubah itu sangat reflektif." (hs)
Thursday, February 3, 2011

0
Ikan Mirip Buaya Ditangkap Warga Banjar

Banjar (ANTARA News) - Seekor ikan dengan mulut mirip buaya yang berhasil ditangkap warga di sungai Citanduy, Kampung Karang Tengah, Desa Balokang, Kota Banjar, Jawa Barat.

Seorang warga Kampung Karang Tengah yang menangkap ikan tersebut di Sungai Citanduy di blok Kedung Lanang, Ujang Nadi (36), Selasa, mengaku baru pertama melihat ikan tersebut selama kesehariannya menangkap ikan di sungai.

Ikan yang menurut pengakuan warga langka itu, memiliki berat 4 kilogram, panjang sekitar 90 centimeter, tubuh bulat berdiameter 80 centimeter, bersisik, memiliki ekor serta kepala bentuk pipih seperti kepala buaya dengan memiliki gigi cukup tajam.

"Ikan itu masuk dalam perangkap jaring, saya kaget melihat ikan itu yang aneh beda dengan ikan lainnya," katanya setelah menangkap ikan aneh itu langsung pulan ke rumahnya.

Awal ikan itu kata Ujang terjadi sepekan lalu Rabu (29/12) sekitar pukul 05.30 WIB.

Sebelumnya Ujang menyangka ikan yang masuk jaringnya itu sejenis ikan mas besar atau sejenis ikan sungai lainnya, namun ketika dipegang merasakan aneh seperti jenis belut berukuran besar.

Ikan tersebut langsung dibawa ke rumah hingga masyarakat yang mengetahui penangkapan itu berbondong-bondong ingin melihat secara langsung ikan yang ditangkap Ujang.

Sudah sepekan, kata Ujang ikan tersebut disimpan di kaca aquarium agar tetap hidup dan bisa diketahui masyarakat yang masih penasaran ingin melihat ikan aneh tersebut.

Namun sejak awal penangkapan ikan itu, Ujang mengaku tidak mengetahui jenis makanan yang disukai ikan tersebut, karena selama ini diberi ikan kecil maupun daging tidak dimakan.

"Saya pelihara saja di aquarium biar tetap hidup, meskipun saya belum tahu apa makanannya," kata Ujang.(*)

0
Pakar: Buku SBY Bermanfaat bagi Siswa

Jakarta (ANTARA News) - Guru Besar sekaligus Psikolog Universitas Indonesia Prof Dr M Enoch Markum menilai beredarnya buku tentang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di sejumlah Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, bermanfaat besar bagi perkembangan kejiwaan siswa di usia pembentukan karakter.

"Menurut saya manfaatnya banyak, bahkan perlu diperbanyak dan dijadikan koleksi di perpustakaan. Anak-anak di usia itu membutuhkan seorang figur panutan karena akan melekat di benak mereka sosok tokoh yang akan menjadi tauladan yang harus ditiru," katanya di Jakarta, Selasa.

Dari tinjauan psikologi, kata Enoch, dengan adanya buku SBY yang menjadi bacaan, siswa sekolah akan melakukan proses identifikasi yang akan direkamnya pada alam bawah sadar dan akan muncul kembali saat siswa sudah mulai menginjak pada proses pencarian jati diri.
   
"Bisa jadi identifikasi itu muncul dan menuntut mereka sehingga menjadi orang yang diidentifikasinya," katanya.
   
Jika buku itu menuai kontroversi, menurutnya, tidak lain karena ada lawan politik SBY yang menggunakan buku itu sebagai "peluru" untuk menyerangnya.
    
"Bagi lawan politiknya ini jelas amunisi, sedangkan bagi anak-anak dia bisa jadi seorang tauladan yang harus ditiru," kata profesor berusia 69 tahun itu.
   
Meski demikian, Enoch meminta sebaiknya jangan hanya profil tentang SBY yang dijadikan bahan bacaan di sekolah, namun juga semua tokoh Indonesia dari semua lapisan dan disiplin ilmu, termasuk seniman dan tokoh agama.
   
Menurutnya, hal itu penting karena anak-anak nanti akan mengagumi tokoh sesuai nalurinya.
   
"Misalnya kalau ada yang ingin jadi tentara, anak-anak akan suka membaca biografi tentang Jenderal Besar Sudirman," katanya.
    
Enoch mengungkapkan, tidak sedikit orang-orang yang menjadi tokoh besar memiliki tokoh idola di masa kecilnya. Enoch menyebut contoh sosok Mike Tyson, bekas juara dunia tinju yang semasa kecil sangat mengidolakan petinju besar Muhammad Ali.
   
"Buktinya saat ini hampir seluruh dunia kenal siapa Tyson, terlepas pribadinya yang kontroversi,” kata pria yang mendapatkan gelar doktor di Fakultas Psikologi UI pada 12 Desember 1998 tersebut.
   
Berdasar pengalamannya saat kuliah di University of Queensland, Australia, setiap atlet yang mendapatkan medali emas di Olimpiade diwajibkan untuk melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah.
   
"Mereka diwajibkan untuk bercerita tentang pengalamannya dan apa yang dilakukan sehingga bisa meraih medali itu," katanya.
   
Seperti diberitakan, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menegaskan tak akan menarik 10 buku seri SBY yang beredar karena pengadaan buku pengayaan siswa tersebut sudah sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku. 

0
Honda Kurangi Ekspor CR-V ke AS

Jakarta (ANTARA News)- Honda Motor Co akan mengurangi ekspor CR-V, salah satu produknya yang paling populer, ke Amerika Serikat dari Jepang selama musim gugur menyusul menguatnya Yen.

Honda berencana berinvestasi di Amerika utara untuk membuat CR-V di kawasan tersebut.

"Struktur keuntungan kami telah meningkat terutama karena operasi di luar negeri yang cemerlang," kata Yoinchi Hojo, pejabat finansial Honda, Rabu, seperti dikutip Reuters. 

"Dengan sedikit investasi, kami akan meningkatkan produksi CR-V di Amerika Serikat,  itu  pilihan yang paling mungkin (untuk mengurangi terpaan yen)," lanjut Hojo. 

Para produsen mobil Jepang memang sedang terguncang karena menguatnya Yen yang kini diperdagangkan pada nilai 81 hingga 82 dollar AS. Akibatnya mereka mengalami kerugian dari produk-produk ekspor. 

Honda sebagai produsen mobil terbesar ketiga di Jepang, memproduksi 72.000 unit CR-V di dalam negeri tahun lalu dan mengekspor 35.000 unit mobil jenis 'crossover' itu ke AS. 

Honda juga memproduksi CR-V di dua pabriknya di Ohio, AS, dan Meksiko. Honda juga punya pabrik di Marysville, Indiana, Alabama, Kanada. 

Langkah serupa yaitu mengurangi ekspor dari Jepang telah diambil oleh Nissan. Bulan lalu mereka mengemukakan akan memindahkan produksi Rogue dari Jepang ke Amerika Serikat.

0
Petik Pohon Angpao, Mau?

Jakarta (ANTARA News) - Menyambut tahun baru Imlek, Bank ICB Bumiputera mempersembahkan spesial promo yaitu Petik Pohon Angpao yang dipersembahkan khusus nasabah baru dengan membuka Tabungan Bung Hari.

Promo Petik Angpao ini berhadiah langsung berupa voucher uang tunai untuk pembukaan rekening baru Bung Hari dengan saldo awal minimal Rp.500 ribu.
Keistimewaan lain dari Bung hari adalah santunan rawat inap yang bisa didapatkan para nasabah hingga Rp182.500.000,- per tahun.

Program ini berlaku mulai 24 Januari sampai dengan 25 Februari 2011 di seluruh kantor cabang Bank ICB Bumiputera.

Dian A. Soerarso, Wakil Presiden Direktur Bank ICB Bumiputera dalam acara launching promo Petik Pohon Angpao yang dilaksanakan Selasa 25 Januari 2011, menjelaskan bahwa Bank ICB Bumiputera sebagai bank retail yang akan menjadi premier retail bank di Indonesia sangat peduli akan hari-hari besar nasional.
Oleh karena itu setiap hari spesial yang dirayakan oleh para nasabah, Bank ICB Bumiputera selalu mempersembahkan special promo untuk ikut merayakan hari-hari istimewa nasabahnya.

Promo ini diselenggarakan di 120 kantor cabang yang tersebar di 18 kota besar di seluruh Indonesia.

Bank ICB Bumiputera merupakan salah satu anggota ICB Financial Group Holdings AG, Perusahaan Keuangan yang didirikan di Switzerland yang memiliki Bank di 14 negara dan tersebar di Asia, Afrika dan Eropa.

Komitmen manajemen adalah untuk menjadikan Bank ICB Bumiputera tumbuh sebagai “Premier Retail Bank di Indonesia” dengan menjadi lebih besar, lebih kuat dan lebih baik dalam melayani nasabah.

0
Pro dan AntiMubarak Bentrok, Enam Orang Tewas

Kairo (ANTARA News) - Enam orang tewas akibat tembakan di Lapangan Tahrir di pusat kota Kairo, tempat pengunjukrasa pro dan anti-Presiden Mubarak berkumpul pada Rabu hingga Kamis dini hari.

Koresponden ANTARA Munawar Saman Makyanie melaporkan Kamis pagi, mengutip sumber di sebuah Rumah Sakit Hussein dan beberapa saksi mata,  korban menderita luka tembakan senjata api.

Selain itu, lebih dari 1.500 orang menderita cedera akibat lemparan batu dan bom molotov.

Jaringan televisi Al Jazeera memperlihatkan dua mayat ditarik oleh pengunjuk rasa ke pinggir jalan.

Para wartawan dilarang mendekati Bundaran Tahrir dan diancam akan ditangkap karena dianggap melanggar jam malam yang berlaku mulai pukul 15.00 hingga 8.00 waktu setempat.

Tembakan sporadis tersebut menghentikan perang batu dan bom molotov antara kedua pihak yang berseberangan tersebut.

Berbagai media memantau situasi aksi unjuk rasa yang memasuki hari kesepuluh melalui para saksi mata dan sumber rumah sakit untuk mengetahui korban meninggal atau luka-luka.

Tembakan sporadis terdengar di seputar Lapangan Tahrir sejak pukul 3.30 waktu setempat 8.30 WIB.

Para pengunjuk rasa pendukung dan anti-Mubarak terlibat baku hantam dahsyat di Tahrir selama beberapa jam,  mulai Rabu petang hingga Kamis pagi.

Oposisi anti-Mubarak menguasai Lapangan Tahrir sejak Jumat pekan lalu (28/1).  Banyak pengunjukrasa anti Mubarak berasal dari luar Kairo dan menginap di Lapangan Tahrir.

Oposisi menuntut reformasi politik dan mendesak Presiden Mubarak mundur dari kursi kepresidenan dan segera menyelenggarakan pemilihan umum baru.

Presiden Mubarak menolak mundur dan berjanji tidak akan mencalonkan diri lagi dalam pemilihan presiden pada September mendatang.

Mubarak juga telah membuka pintu dialog dan memerintahkan Wakil Presiden Omar Suleiman untuk berdialog dengan oposisi guna membahas perubahan konstitusi dan beberapa tuntutan oposisi lainnya.

Namun, Wapres Suleiman Rabu malam mengatakan dialog tidak akan dilakukan selama demonstrasi antipemerintah masih berlangsung.

0
AS Mesti Hentikan Bantuan Militer ke Mesir

New York (ANTARA News) - Amerika Serikat sebaiknya memotong bantuan militer yang diberikannya dalam jumlah besar ke Mesir bila kekerasan yang menargetkan demonstran antipemerintah terus terjadi, demikian  organisasi Human Rights Watch, Rabu.

Washington yang sudah meminta dikendalikannya situasi di Mesir pascademonstrasi antipemerintah selama lebih dari satu minggu, menyesalkan kekerasan terhadap "demonstran damai", sementara Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan serangan itu "tidak dapat diterima."

Setidaknya tiga orang tewas dan ratusan terbunuh, kata sumber Mesir.

"Tentara keamanan Mesir gagal melindungi mereka yang berkumpul dengan damai di Lapangan Tahrir di Kairo pada 2 Februari dari provokator propemerintah dengan senjata bom buatan, tongkat dan cambuk," kata organisasi berbasis di New York itu dalam suatu pernyataannya.

"AS dan Uni Eropa sebaiknya mengatakan kepada Presiden Hosni Mubarak dan komandan militer Mesir bahwa tindakan militer pada 2 Februari menciptakan keraguan serius tentang keinginannya untuk melindungi demonstran prodemokrasi dari serangan dan bahwa kegagalan mereka untuk menegakkan hak asasi manusia akan menghasilkan penangguhan segera semua bantuan militer."

Mesir, sekutu penting AS di kawasan Timur Tengah menerima sekitar 1,5 miliar dolar AS untuk bantuan militer dari Washington setiap tahun.

Sejak permulaan malam hingga tengah malam, massa pendukung rezim dan lawannya saling melempar batu dan berkelahi menggunakan tongkat dan saling tinju di Lapangan Tahrir Kairo yang menjadi pusat protes menggoyang rezim Mesir dan menebarkan gelombang panik ke negara-negara Arab.

Tindak kekerasan lanjutan terjadi di ibukota Mesir itu pada Kamis pagi yang bertepatan denga hari kesepuluh demonstrasi dengan saksi mengatakan setidaknya dua orang tewas karena tembakan senjata api yang ditujukan kepada demonstran anti-rezim di Lapangan Tahris.  Banyak lainnya yang terluka.

Lembaga pengawasa HAM ini juga mengkritik pemerintah Palestina atas kekerasan yang dilakukan kepada demonstran di Ramallah yang mengekspresikan simpati mereka kepada rakyat Mesir.

Polisi memukul dan menahan demonstran dan juga dua wartawan dan satu orang staf HRW.

"Pihak Otoritas Palestina seharusnya segera menjelaskan bahwa latihan tentara keamanan untuk "pembangunan negaranya" tidak termasuk memukuli peserta demonstrasi damai," kata Direktur HRW wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara Sarah Leah Whitson.

"Otoritas Palestina sebaiknya mengambil tindakan dengan mencari polisi yang bertanggungjawab atau AS dan UE sebaiknya mencari cara lain untuk menggunakan uang para pembayar pajak mereka."

0
Lagu Gayus

Lagu 'Andai Aku Gayus Tambunan' Cerita Dibalik Jeruji

Lagu ‘Andai Aku Gayus Tambunan’ bercerita tentang kisah nyata Bona ketika mendekam di terali besi sejak 11 Maret 2010 hingga 5 Januari 2011. Dalam lagu ini, ia menyindir perlakuan hukum terhadap terdakwa mafia pajak Gayus Tambunan, yang bisa pelesiran...

Lagu ‘Andai Aku Gayus Tambunan’ bercerita tentang kisah nyata Bona ketika mendekam di terali besi sejak 11 Maret 2010 hingga 5 Januari 2011. Dalam lagu ini, ia menyindir perlakuan hukum terhadap terdakwa mafia pajak Gayus Tambunan, yang bisa pelesiran ke Bali dan luar negeri, mestinya ia mendekam dalam penjara. Dibalik kisah nyatanya yang ia tuangkan dalam lirik lagu justru Bona Paputungan, penyanyi dan pencipta lagu berjudul ‘Andai Aku Gayus Tambunan’, mendapat teror dari orang tak dikenal yang mengaku anggota Densus 88. Ancaman itu disampaikan lewat telepon seluler Bona, mantan narapidana kasus kekerasan rumah tangga, yang mengunggah lagunya ke YouTube pada 14 Januari lalu.
Selain di dunia maya, lagu yang klip videonya dibuat di Lembaga Pemasyarakatan kelas II-A Kota Gorontalo itu juga banyak tersebar lewat telepon seluler warga. Siapa sebenarnya pencipta lagu Andai Aku Gayus Tambunan yang kini lagi marak di You Tube? Penciptanya, Bona Paputungan, 32 tahun ini adalah seorang eks narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas II A di Kota Gorontalo.
Selama meringkuk diterali besi sejak 11 Maret 2010 lalu, ia mengaku mendapat perlakuan kasar dari sipir dalam penjara. Wajahnya babak belur akibat dihantam bogem mentah dan pentungan salah seorang petugas. Belum lagi ia harus menjalani ”ritual” hukuman dari sesama penghuni penjara. Berbeda dengan tahanan yang terjerat kasus pidana korupsi, perlakuan mereka lebih baik dari tahanan lainnya. Kondisi Bona yang babak belur di jeruji itu dituangkan dalam bait-bait lagu. Salah satu yang menarik adalah berjudul ” Kisah aku dan Gayus Tambunan” yang kemudian diganti menjadi Andai Aku Gayus Tambunan.
Lagu itu lebih menceritakan kisah hidupnya sebagai orang yang lemah tak punya apa-apa, lalu mendapat siksa di penjara. Sementara para koruptor yang dipenjara seperti Gayus Tambunan bisa berbuat apa saja hingga bebas keluar masuk dalam penjara dan plesiran ke luar negeri. Plesiran Gayus Tambunan, terdakwa mafia pajak ke Bali dan sejumlah tempat ke luar negeri menurutnya merupakan bobroknya aparat hukum di Indonesia.
Selain lagu tentang dirinya dan Gayus Tambunan, Bona juga membuat lagu dengan judul ” Markus” atau makelar kasus. Album itu berisi sepuluh lagu di antaranya, Markus, Maafkan Aku Istriku, Cobaan Hidup, Demi Kehidupan, dan Andai Aku Jadi Gayus.


0
Mesir Berdarah, Rezim Mubarak Dipaksa Bubar

Mesir Berdarah, Rezim Mubarak Dipaksa Bubar



RMOL.Rezim Hosnu Mubarak yang zalim jadi alasan utama demonstran melancarkan revolusi jalanan. Gerakan massa di Kairo juga mirip aksi di Tunisia yang sukses menggulingkan presidennya. Kairo bakal berdarah-darah layaknya Tunisia.
Unjuk rasa besar-besaran mulai Selasa (25/1) sampai Rabu (26/1) dilakukan serempak di se­jum­lah kota di Mesir. Pihak ke­ama­nan kelelahan dan kewalahan ber­jibaku dalam demonstrasi ter­besar Mesir beberapa tahun ter­akhir. Kemarahan rakyat bisa di­mengerti karena rezim otoriter Pre­siden Hosni Mubarak tidak mam­pu menyelesaikan krisis eko­nomi yang berkepanjangan.
Dalam demonstrasi kemarin, sedikitnya dua demonstran dan seorang polisi tewas setelah ter­­li­bat baku hantam. “Turun­kan Hos­ni Mubarak, turunkan sang tiran. Ka­­­mi tidak mengi­nginkan eng­kau!” teriak para de­monstran di Kairo, ibukota Mesir.
Demonstrasi massal di Mesir itu terinspirasi oleh gerakan mas­sa di Tunisia beberapa pekan se­belumnya. Didera masalah se­rupa, yaitu mahalnya harga ke­bu­tuhan pokok dan tingginya ting­kat pengangguran, rakyat Tunisia berhasil membuat presiden yang telah berkuasa selama 23 tahun, Zine Ben Ali, jatuh dan kabur keluar negeri pada 14 Januari.
Ketidakpuasan atas lamban­nya pemerintahan Mubarak meng­atasi krisis ekonomi mem­buat se­bagian kalangan di Mesir ma­rah. Mereka juga tidak tahan di­tekan rezim Mubarak, yang di­anggap selalu bertindak se­we­nang-we­nang dan otoriter.
Para demonstran kom­pak me­nyebut aksi Selasa ke­marin sebagai hari “revolusi atas pe­nyiksaan, kemiskinan, korupsi, dan pe­ngangguran.” Belum ada ke­pastian apakah demonstrasi akan terus berlanjut. Tapi meru­juk pada eskalasi kerusuhan di Tunisia, Kairo dan kota lainnya di Mesir terancam lebih “ber­darah-darah”.
“Ini merupakan kali pertama saya ikut unjuk rasa. Kami sudah menjadi bangsa penakut, namun akhirnya kami berani menga­takan tidak,” kata Ismail Syed, seorang pekerja hotel yang hanya mendapat upah sekitar 50 dolar AS per bulan atau tidak sampai Rp 500 ribu.
“Kami ingin perubahan, sama seperti di Tunisia,” kata Lamia Rayan.
Sementara itu, pemerintah menyesalkan sikap anarkis para pengunjuk rasa sehingga terjadi bentrokan. “Ada yang sampai melempar batu ke polisi dan yang lainnya berbuat rusuh dan meru­sak properti negara,” demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri. Karena itulah, menu­rutnya, pemerintah harus meng­ambil tindakan keras.
Hampir setengah dari total populasi Mesir yang berjumlah 80 juta jiwa hidup di bawah atau sedikit di atas garis kemiskinan, yang menurut standar PBB ada­lah 2 dolar AS per hari. Meluas­nya kemiskinan, tingginya ting­kat pengangguran dan inflasi harga pangan menjadi tantangan besar bagi rezim Mubarak.
Selain itu, Mesir juga meng­alami ketegangan antara kaum Muslim dengan Kristen Koptik.
Mubarak telah memerintah Mesir sejak 1981 dan kini sudah berusia 82 tahun. Namun, dia be­lum menentukan sikap apakah akan kembali mencalonkan diri se­bagai presiden untuk enam ta­hun berikut atau memilih pensiun.
Menyusul aksi demo yang melanda Mesir, putra Presiden Mesir Hosni Mubarak, Gamal Mubarak, pergi meninggalkan negeri itu beserta keluarganya. Gamal bersama istri dan anak perempuannya bertolak menuju London, Inggris.
Menurut situs berbahasa Arab yang berbasis di AS, Akhbar al-Arab, pesawat yang mengangkut Gamal dan keluarganya bertolak dari sebuah bandara di Kairo barat pada Selasa, 25 Januari waktu se­tempat. Demikian se­perti di­lansir media The Times of India, Rabu 

0
Mesir Berdarah

Mesir Berdarah (Video)
Written by Administrator   
Sunday, 30 January 2011 16:11
Ini adalah rekaman video saat salah seorang demonstran ditembak polisi anti huru-hara.
Tidak diketahui apakah korban penembakan tersebut tewas.
Namun  telah jatuh ratusan korban tewas akibat peristiwa demonstrasi berdarah yang berniat melakukanrevolusi menggulingkan presiden Husni Mubarak dari kekuasaannya.
Adobe Flash Player not installed or older than 9.0.115!
Get Adobe Flash Player here
Egypt Unrest: Video of police killing teen protester, riots aftermath Courtesy Youtube
Berikut adalah rekaman peristiwa kerusuhan berdarah Mesir lainnya.
Adobe Flash Player not installed or older than 9.0.115!
Get Adobe Flash Player here
Adobe Flash Player not installed or older than 9.0.115!
Get Adobe Flash Player here

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Powered by Blogger.

Entri Populer

Search

 
News | © 2010 by DheTemplate.com | Supported by Promotions And Coupons Shopping & WordPress Theme 2 Blog