Mengapa ia tetap bertahan di tampuk kekuasaan?
Kepada ABC, Mubarak juga mengatakan bahwa Presiden Obama adalah orang yang sangat baik. Namun, ia menolak intervensi sekutu dalam masalah dalam negerinya. Pada Obama, Mubarak mengaku berkata, "Anda tidak memahami budaya Mesir dan apa yang akan terjadi jika saya mundur sekarang."
Dan Obama, kata Mubarak, menjawab, transisi bagaimanapun harus terjadi. "harus berarti, damai, dan dimulai saat ini juga." Namun, pihak Obama belum mengkonfirmasi soal pernyataan Mubarak ini.
Mengulangi pernyataan sebelumnya, Mubarak menegaskan ia tak akan ikut serta dalam pemilu mendatang yang dijadwalkan digelar September. Juga ia tak berniat menjadikan putranya, Gamal -- yang diyakini sebagai 'putra mahkota' Mubarak -- memiliki pos di pemerintahan.
Sebelumnya, di tengah maraknya aksi unjuk rasa, Mubarak justru mengangkat Omar Suleiman sebagai wakil presiden, hal yang baru dalam pemerintahan Mesir.
Selasa malam, Mubarak membuat pernyataan bahwa ia akan mundur September mendatang. Namun, itu tak menenangkan hati rakyatnya. Yang terjadi justru bentrok berkepanjangan antara pendukung pemerintah dan antipemerintah, memperebutkan Lapangan Tahrir yang jadi simbol perlawanan. Sedikitnya delapan tewas dalam bentrokan itu.
Bahkan, jurnalis yang meliput kejadian ini dan mengabarkannya pada dunia jadi sasaran kekerasan -- dipukuli, dilukai, dilecehkan dan ditahan oleh paa lelaki yang diduga keras beraliansi dengan Mubarak.
Sejumlah media, BBC, ABC News, Fox News, the Washington Post and CNN melaporkan jurnalis dan stafnya diserang atau ditahan. Bahkan aktivis Amnesty International dan Human Rights Watch juga ditahan. Mereka dituduh 'mata-mata asing'. (CNN)
Friday, February 4, 2011
Mubarak: Obama Orang yang Baik, Tapi......
Mubarak: Obama Orang yang Baik, Tapi......
JUM'AT, 4 FEBRUARI 2011, 07:13 WIB
Elin Yunita KristantiMuabrak dan Obama (AP Photo/Susan Walsh)
VIVAnews -- Untuk kesekian kali, Presiden Mesir Hosni Mubarak menyatakan tidak akan memenuhi tuntutan para demonstran antipemerintah yang menginginkannya mundur. Kata Mubarak, ia bisa saja mundur, tapi konsekuensinya bakal berat.
Presiden berusia 82 tahun itu beralasan, tak mau membuat negerinya chaos.
"Saya tidak peduli apa yang orang katakan tentang saya," kata Mubarak pada ABC. "Saat ini yang saya pedulikan adalah negara ini, Mesir."
Kepada koresponden ABC, Mubarak mengaku terganggu dan prihatin dengan bentrok berdarah yang pecah Rabu lalu di Lapangan Tahrir -- titik nol konsentrasi massa antipemerintah. "Saya prihatin dengan apa yang terjadi kemarin. Saya tak ingin melihat rakyat Mesir saling berkelahi."
Saat Amerika Serikat dan sejumlah negara mengutuk keras serangan pada jurnalis dan diplomat dalam aksi rusuh itu, Mubarak justru menyalahkan Ikhwanul Muslimin yang ia tuding bertanggungjawab atas aksi rusuh di Kairo.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
Powered by Blogger.
Entri Populer
-
Sepekan Banjir Thailand, 122 Orang Tewas VIVAnews - Banjir bandang yang menimpa Thailand bagian utara telah menewaskan sedikitnya 122 ora...
-
Berita Merapi Terkini Berita Merapi Terkini - Inilah berita Merapi terkini yang didapatkan blog Karo Cyber dari sumber situs internet. D...
-
Ditemukan Patung Firaun Berusia 3.400 Tahun KAIRO - Arkeolog Mesir menemukan bagian patung dari Firaun Amenhotep III yang telah berusia 3....
-
Qantas Mendarat Darurat Lagi di Singapura Sehari sebelumnya, pesawat airbus A380 Qantas yang membawa 433 penumpang rusak VIVAnews - Dua h...
-
Indonesia, Sekarang Atau Tidak Sama Sekali VIVAnews - Tim nasional Indone...
-
Jamwas: Cirus Kaburkan Pasal yang Dipakai untuk Jerat Gayus Tambunan Jakarta - Cirus Sinaga kini tengah dibidik terkait bocornya rencana ...
-
Liputan6.com, Jakarta: Dunia sepakbola Indonesia terus membuka kesempatan bagi pemain asing untuk membela Indonesia, melalui mekanisme natur...
-
Tak lengkap rasanya jika Anda berkunjung ke Sumatera Utara tidak mampir sejenak ke Danau Toba, danau vulkanik yang merupakan danau terbesar ...
-
Kaka Siap Tinggalkan Madrid MADRID - Kabar terbaru datang dari Ricardo Kaka. Playmaker Real Madrid asal Brasil ini kabarnya siap meningg...
0 comments:
Post a Comment